ROBERT PIRES : ARSENE WENGER ADALAH DINOSAURUS TERAKHIR

LONDON, ENGLAND – SEPTEMBER 25: Arsene Wenger the Arsenal Manager before the Premier League match between Arsenal and West Bromwich Albion at Emirates Stadium on September 25, 2017 in London, England. (Photo by David Price/Arsenal FC via Getty Images)

Pires menyanjung mantan manajernya itu yang mampu bertahan dengan sepakbola era sekarang, selagi turut sedih mendengar kepergiannya dari Arsenal.

Legenda Arsenal yang besar bersama Arsene Wenger, Robert Pires, menyebut mantan manajernya tersebut sebagai dinosaurus terakhir karena sanggup eksis di sepakbola zaman sekarang. JUDI ONLINE

Wenger sudah memasuki tahun ke-22 nya bersama Arsenal namun pekan lalu ia mengonfirmasi menyudahi kariernya di Emirates Stadium begitu musim ini berakhir.

Pires yang merupakan bagian dari tim invincibles Arsenal pada 2003/04 silam merasakan kesedihan yang mendalam mendengar kabar kemarin, namun ia tidak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada kompatrionya tersebut. TARUHAN ONLINE

“Saya rasa dia adalah manajer terakhir yang bisa melakukan ini karena kita sekarang berada dalam zaman sepakbola modern,” buka Pires kepada Sky Sports.

“Terkadang saya menyebut Wenger sebagai dinosaurus terakhir, jadi itulah mengapa saya sangat sedih untuk dia dan sepakbola. Dia adalah sosok yang luar biasa. JUDI BOLA

“Ini sangat penting untuk mengucapkan terima kasih yang sangat banyak kepada Arsene Wenger atas semuanya, terlebih karena dia telah membangun banyak hal buat Arsenal dan memenangkan banyak gelar.

“Dia punya rekor fantastis, terutama musim 2003/04 di mana dia menjuarai liga tanpa pernah terkalahkan.

“Saya sangat senang untuk bekerja dengan Arsene Wenger karena saya pernah menghabiskan banyak waktu bersama dia. Dia yang mendatangkan saya dari Marseille dan bermain selama enam musim di Arsenal, di mana saya belajar banyak dengan dia. BANDAR BOLA

“Aspek terpenting ketika Anda adalah seorang manajer dan pemain adalah untuk memenangkan trofi, dan kami memenangkannya bersama-sama,” tutup Pires.